Thursday, April 23, 2009

Awal dan akhir

Tangan Khaliq turun meluncurkan aku, jatuh
masuki kolam tanpa arah panah
firasat menuntunku
merangkah perlangkah lewati tiap-tiap tahap
entah aku entah laku
jalanku hanya bisa gontai
tertusuk ranjau di tepi kolam

Aku dayung langkah lewati simpangan arah
berbekal restu dari penghuni rumah
sang empunya ingin aku lewati batas
menerobos bingkai kata berbungkus jala hitam
membawa narasi indah untuk dibawa pulang

Langkahku masih menapak setapak-tapak
belum terhenti,
belum berakhir
hanya terhalang lubang
langkahku terhenti sebentar

Aku dayung lagi langkahku
mengikuti arus kemana mau menyeret akalku
cerita tempo hari telah mengalir, hilang
hanya makna yang ditinggal
sisakan bara kecil

Kugenggam bara itu menjadi bekal
biar aku terus melaju mendayung langkahku
tanpa lelah dalam payah
bara itu akan menyulutku
saat aku redup

Aku masih mendayung
langkahku masih berjalan
masih akan membuat kisah
belum berakhir

5 comments:

Sastra said...

Akan aku bantu engkau mendayung
Akan aku bantu
Ya, aku akan membantumu, Sobat!

jingga said...

kawan,, tepi itu menunggumu..
^^

trus melangkah.. said...

@semar=terima kasih atas bantuannya
@ami= aku masih setia menunggu..

andy said...

pusisinya bagus, kita jadi bisa saling bantu mendayung nih...mau dayung yang kiri atau yang kanan...he..he..he.Wassalam

buwel said...

pemilihan bahasanya indah, maknanya luas...
puisi bagus...